PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Dolar naik tipis pada Senin ini, melayang mendekati level tertinggi tiga bulan karena investor berlindung dalam mata uang ditengah kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi global, sementara sterling melanjutkan penurunannya pada prospek yang tidak pasti terakit keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam rival utama, naik 0,1% menjadi 97,426 pada awal perdagangan Asia.

Indeks tersebut hanya sedikit turun dari level puncaknya yang baru-baru ini menyentuh 97,710 pada Kamis lalu, level tertinggi sejak 14 Desember tahun lalu. Naik 1,3% sepanjang tahun ini.

Euro sedikit lebih rendah di level $ 1,1225. Mata uang tunggal telah jatuh ke level terlemah sejak akhir Juni 2017 pada hari Kamis, yang tertekan oleh sinyal dovish dari Bank Sentral Eropa (ECB).

Pada hari Senin, pound Inggris menyerah 0,4% menjadi $ 1,2968 setelah sempat merosot ke level terendah tiga pekan terkait Brexit. Mata uang tersebut telah jatuh selama tujuh sesi beruntun.(yds)

Sumber: Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published.