PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Dolar menahan kenaikan pada hari Kamis setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve menutup beberapa harapan agresif bank sentral akan memulai serangkaian pemotongan suku bunga yang mendalam.

Mata uang Asia diperkirakan diperdagangkan dalam kisaran ketat pada hari Kamis menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di Jackson Hole pada hari Jumat sebagai tanda-tanda seberapa jauh bank sentral AS bersiap untuk menurunkan suku bunga.

Komentarnya menjadi perhatian khusus setelah inversi dalam kurva imbal hasil obligasi menyoroti risiko bahwa ekonomi AS mungkin jatuh ke dalam resesi. Sementara risalah Fed memicu beberapa harapan dovish, pasar masih secara luas mengharapkan penurunan suku bunga lebih lanjut karena pertumbuhan melambat.

Pada pertemuan terakhir The Fed pada bulan Juli, bank sentral AS memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade menjadi 2,00-2,25%. The Fed selanjutnya bertemu pada 17-18 September mendatang.

Dolar bertahan stabil di level 107,79 yen menyusul kenaikan 0,36% pada hari Rabu, yang terbesar sejak 13 Agustus lalu.

Terhadap franc Swiss, dolar diperdagangkan pada level 0,9822, mendekati level tertinggi dua minggu di 0,9831. (knc)

Sumber : Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published.