PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Dolar stabil pada hari Jumat, setelah mendapatkan kembali daya tarik terhadap rekan-rekannya setelah data inflasi A.S. yang lebih kuat dari yang diperkirakan membuat prospek pemotongan suku bunga Federal Reserve makin besar akhir bulan ini.

Indeks harga konsumen inti AS tidak termasuk komponen makanan dan energi naik 0,3% pada bulan Juni, kenaikan terbesar sejak Januari 2018, data pada hari Kamis menunjukkan.

Tanda-tanda kenaikan inflasi yang mendasarinya, bersama dengan data terpisah tentang klaim pengangguran mingguan yang menunjukkan pasar tenaga kerja tetap solid, mengekang ekspektasi pasar keuangan dari pemotongan 50 basis poin yang lebih agresif pada pertemuan Fed 30-31 Juli.

Pasar masih dihargai sepenuhnya untuk pemangkasan seperempat poin poin karena pembuat kebijakan A.S. berusaha untuk mendukung ekonomi yang melambat.

Dolar sedikit berubah pada 108,490 yen, setelah rebound dari level terendah 107,860 pada hari Kamis dalam menanggapi komentar dovish dari Ketua Fed Jerome Powell, yang telah menghidupkan kembali peluang penurunan 50 basis poin.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama naik sedikit berubah pada 97,081 setelah mengoreksi banyak kerugian pada hari Kamis, ketika sempat merosot ke posisi terendah enam hari di 96,795.(Arl)

Sumber : Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published.