PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Tembok perbatasan Presiden AS Donald Trump diperluas.

Menteri Pertahanan Mark Esper baru-baru ini menyetujui tembok tambahan sepanjang 32 kilometer untuk perbatasan selatan Amerika dengan Meksiko, sebagaimana konfirmasi pejabat pertahanan kepada VOA.

Pejabat itu mengatakan Esper menggunakan perkiraan surplus untuk membangun tembok tambahan itu. Hingga saat ini, hampir 250 kilometer tembok pembatas telah didanai dengan mengalihkan dana militer yang semula direncanakan untuk keperluan lain.

Mahkamah Agung AS yang terpecah pada Juli mengizinkan pemerintah untuk mulai menggunakan dana Pentagon yang disengketakan untuk membangun tembok perbatasan sepanjang lebih dari 160 kilometer di sepanjang perbatasan itu.

Para hakim MA telah mencabut keputusan pengadilan lebih rendah yang membekukan dana tembok sebesar AS$2,5 miliar sementara tuntutan hukum oleh Sierra Club dan kelompok advokasi dilanjutkan. Kasus-kasus itu mungkin masih akan disidangkan.

Pentagon sebelumnya menyetujui pemrograman ulang dana ke program penanganan obat terlarangnya yang diberi kewenangan menggunakan dana itu untuk membangun tembok perbatasan untuk memblokir potensi jalur penyelundupan obat bius.

Pada Mei, Penjabat Menteri Pertahanan AS Pat Shanahan membenarkan dana Pentagon yang ditransfer termasuk dana Pentagon untuk melatih pasukan keamanan Afghanistan. Ketika itu, ia mengatakan tidak akan memprogram ulang dana lagi untuk tembok perbatasan.

Seorang pejabat Dephan AS, Selasa (27/8), mengatakan kepada VOA selain dana pelatihan Afghanistan, dana-dana yang juga diprogram ulang untuk tembok perbatasan berasal dari personalia dan perekrutan, pembaharuan untuk pesawat E-3 dan Minuteman III, dan dari penghematan kontrak udara untuk peluncuran rudal jelajah dan rudal Predator Hellfire.

Sumber : VOA

Leave a Reply

Your email address will not be published.