PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Minyak naik mendekati $ 56 per barel di tengah tanda-tanda melambatnya pertumbuhan produksi AS dan karena OPEC dan sekutunya memperdalam pengurangan.

Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,9 persen setelah turun 2,5 persen pada hari Jumat. Rig minyak yang bekerja di AS turun ke level terendahnya sejak Mei, menurut data yang dirilis Jumat oleh Baker Hughes. Produksi OPEC turun bulan lalu karena Arab Saudi, Kuwait dan Uni Emirat Arab melakukan semua pemotongan yang dijanjikan di tengah kerugian pasokan yang tidak direncanakan pada anggota kartel Venezuela dan Iran. Sekutu utama OPEC Rusia juga membatasi produksi lebih dalam bulan lalu.

WTI untuk pengiriman April naik sebanyak 50c menjadi $ 56,30 barel di Nymex, diperdagangkan pada $ 56 barel pada pukul 9:06 pagi di Tokyo. Kontrak turun $ 1,42 ke $ 55,80 pada hari Jumat.

Brent Mei menguat 11c menjadi $ 65,18 per barel di ICE Futures Europe exchange. Kontrak turun $ 1,24 ke $ 65,07 pada hari Jumat. Brent diperdagangkan pada premi sebesar $ 8,72 untuk WTI untuk bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Leave a Reply

Your email address will not be published.