PT. SOLID GOLD BERJANGKA BALI – Menantu Presiden Donald Trump berada di Maroko hari Selasa (28/5), sebagai bagian dari lawatan tiga hari untuk menggalang dukungan bagi rencananya untuk perdamaian Timur Tengah.

Para pejabat Gedung Putih hari Selasa mengatakan Jared Kushner juga akan mengunjungi Yordania dan Israel, bersama-sama dengan utusan Amerika untuk Iran Brian Hook dan perunding internasional Amerika Jason Greenblatt.

Lawatan itu berlangsung sementara Amerika bersiap-siap untuk mengungkapkan bagian ekonomi rencana itu pada konferensi di Bahrain pada akhir Juni. Palestina telah menolak bagian perdamaian pada rencana itu dan meminta negara-negara Arab agar memboikot konferensi tersebut, dengan alasan pengakuan Trump sebelumnya terhadap kedaulatan Israel atas Yerusalem. Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar telah berkomitmen untuk hadir.

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menekankan dalam rapat kabinet awal bulan ini mengenai perlunya kesepakatan politik dengan Israel yang akan menyelesaikan isu-isu lama seperti pendudukan Israel di Tepi Barat. “Perjuangan kami adalah atas tanah, untuk mengakhiri pendudukan, mendirikan negara kami dengan Yerusalem sebagai ibukota, dan memulangkan para pengungsi,” katanya.

Shtayyeh mengatakan krisis keuangan Palestina merupakan akibat “perang finansial” terhadap mereka dan bahwa mereka tidak akan melepaskan hak mereka atas uang.

Seorang pejabat senior Gedung Putih pada 19 Mei lalu mengatakan rencana itu menginginkan investasi substansial bagi perekonomian Gaza, tetapi investasi tersebut akan memerlukan berlakunya kesepakatan gencatan senjata yang stabil. Konferensi di Bahrain dijadwalkan berlangsung pada 25 dan 26 Juni.

Sumber : VOA

Leave a Reply

Your email address will not be published.